Blog berisikan berita dan informasi menarik tentang bisnis, kesehatan, kuliner, lifestyle, fashion, teknologi, properti, traveling

Rabu, 17 Juli 2019

Sebelum Ajukan KPR, Kenali Dulu Berbagai Istilahnya



KPR memang sangat membantu dalam hal mewujudkan keinginan Anda dalam memiliki rumah. Dengan KPR, Anda tak perlu mengeluarkan uang terlalu besar sekaligus untuk mendapatkan rumah yang diidam-idamkan. Salah satu penyedia KPR terpercaya saat ini adalah BTN Properti. Sebelum Anda ajukan KPR, ada baiknya Anda kenali dulu istilahnya!

Application Form
Salah satu istilah yang akan muncul dalam pengajuan pinjaman KPR adalah application form. Ini adalah formulir aplikasi KPR yang harus Anda sisi dengan data diri yang benar. Kalau Anda belum tahu, mungkin Anda bisa bayangkan ketika Anda mendaftar kerja. Apa yang harus Anda isi? Daftar diri Anda juga, kan? Hanya saja, yang ini isinya lebih lengkap.

Appraisal
Selain itu, ada juga istilah appraisal. Istilah yang satu ini merujuk pada penilaian terhadap harga rumah yang akan dilakukan pihak bank sebelum mengeluarkan dana KPR. Nantinya, utusan bank akan datang dan melihat rumah yang akan dijaminkan menjadi KPR. Orang bank tersebut juga akan melihat berapa nilai dari rumah tersebut.

Jadi, semisal Anda mengatakan bahwa rumah yang ingin di-KPR tersebut berharga 400 juta, namun pihak bank mengatakan bahwa itu hanya 300 juta, maka angka yang dipakai adalah angka dari pihak bank. Kalau sudah begini, artinya nilai KPR yang bisa Anda dapatkan adalah 300 juta saja.

Agunan
Ada juga istilah agunan. Ini adalah aset yang Anda jaminkan sebagai jaminan kredit KPR tersebut. Dalam KPR, yang menjadi agunan adalah sertifikat rumah itu sendiri. Sertifikat rumah akan ditahan pihak bank sampai waktu Anda melunasi rumah KPR. Bagaimana kalau Anda gagal bayar? Rumah tersebut akan jadi hak bank.

Alih Debitur
Dalam KPR, Anda juga akan bertemu dengan istilah alih debitur. Ini adalah salah satu layanan yang bisa Anda manfaatkan bila Anda menjual rumah tersebut. Yup! Ini memungkinkan Anda mengalihkan pembayaran rumah KPR kepada orang lain yang membeli rumah tersebut.

Ability to Pay
Istilah lain yang pasti akan Anda temukan ketika mengajukan KPR guna wujudkan rumah imajinasimu adalah abilty to pay. Ini adalah kemampuan seorang nasabah dalam membayar KPR yang diambilnya. Orang yang akan menilai ini nantinya adalah pihak bank itu sendiri. Jadi, Anda tak bisa berbohong pada pihak bank mengenai kemampuan Anda bayar KPR.

AJB
Ada lagi yang namanya AJB. AJB ini adalah akronim dari Akta Jual Beli. Berkas ini adalah bukti bahwa transaksi yang dilakukan atas rumah KPR itu sah di mata hukum. AJB ini sendiri biasanya ada tanda tangan notaris dan pejabat pembuat akta tanah yang berwenang. 

Akad
Ada juga istilah akad. Istilah yang satu ini merujuk pada perjanjian dalam proses KPR yang dilakukan. Bank dan nasabah di sini sama-sama melakukan komitmen bahwa masing-masing akan melakukan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati. Kalau ada pihak yang melanggar, maka sanksi akan menanti mereka.

Harga Properti
Kalau yang satu ini, pastinya Anda sudah mengerti, kan? Harga properti adalah harga dari sebuah unit properti baik itu rumah, ruko, rukan atau apartemen yang akan dibeli nasabah melalui KPR yang dipilih. 

Periode Fixed
Ada juga istilah periode fixed. Ini adalah jangka waktu di mana ketika Anda membayar cicilan KPR, Anda akan dikenakan suku bunga yang tetap sampai jangka waktu tertentu. Di BTN sendiri, periode fixed ini berbeda-beda. Tergantung dari jenis KPR yang Anda ambil. 

Uang Muka
Uang muka juga merupakan salah satu istilah yang sangat akrab dengan KPR. Uang muka sendiri adalah jumlah uang untuk pembayaran pertama yang didasarkan pada harga jual dari unit properti yang dibeli calon nasabah melalui KPR. Nantinya, nasabah bisa memilih berapa uang muka yang akan dibayarkan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Status Pembiayaan
Ada juga yang namanya status pembiayaan. Ini adalah status dari properti yang dikreditkan berdasarkan berapa banyak jumlah properti sebelumnya. Mau itu pembiayaan pertama, kedua atau ketiga bisa masuk dalam status pembiayaan ini.

Biaya Provisi
Biaya provisi adalah biaya balas jasa ke bank karena telah menyetujui pinjaman KPR. Biaya ini hanya dikenakan satu kali ketika proses peminjaman kredit disetujui. Biaya provisi ini akan dibayarkan dengan cara memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan dalam pinjaman tersebut. Biaya yang satu ini seringkali dilupakan orang padahal ia pasti ada.

Roya
Istilah yang satu ini bisa dibilang yang paling jarang digunakan. Namun, ini juga bisa muncul dalam catatan pinjaman KPR Anda. Istilah yang satu ini merujuk pada penghapusan catatan di sertifikat yang diagunkan. Sebagai contoh, saat Anda membeli sebuah rumah sertifikat dengan jaminan di bank.

Saat Anda sudah melunasi semua cicilan dan akan mengambil sertifikat tersebut, Anda akan dikenakan biaya roya untuk menghapus catatan bahwa sertifikat rumah tersebut sedang dijaminkan pada bank.

Buy Back Guarantee
Istilah yang satu ini merupakan jaminan dari pihak developer bahwa ia akan kembali membeli properti yang sudah di-KPR bilamana properti tersebut tak selesai dibangun dalam jangka waktu yang telah dijanjikan. Jadi, ini adalah risiko untuk si developer.
Itulah berbagai istilah yang baiknya Anda kenali ketika akan mengajukan KPR. Tak masalah di bank manapun Anda mengambil KPR, semua itu akan ada. Namun, kalau Anda mau KPR terbaik, Anda bisa ajukan pinjaman di BTN saja. Ada banyak produk yang bisa Anda pilih dengan segudang keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar